Aksi yang dilakukan sekitar pukul 16.00 Wib di budaran digullis Untan tersebut dilakukan mahasiswa yaitu dari Solmadapar, BEM Fisip, GMKI, GMNI, IMM, KAMMI, PMKRI dan FMN tersebut semulanya berlangsung aman dan tertib namun mahasiswa yang terus meneriakan yel- yel menolak kenaikan BBM mencoba memancing aparat kepolisian dengan melakukan pembakaran Ban.
Pelemparan batu kearah kendaraan polisi ini tidak dapat dielakan, namun tidak membuat betrok antara aparat dengan mahasiswa yang melakukan aksi.
Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Unggung Cahyono ditemui dilokasi terkait aksi yang dilakukan mahsiswa mempersilahkan mahasiswa menyampaikan aspirasi namun tetap dengan tertib.
"Silahkan menyampaikan pendapat dimuka umum yang tertib. Kita laksanakan pengamanan persuasif simpatik." jelas Unggung, kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu.
Untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih baik, mari bersama - sama kita bangun, caranya? Apabila kamu menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan anda sangat berpengaruh pada perkembangan blog ini.Tanks atas perhatiannya
GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel yang terbaru
Dari Kami langsung ke email anda!
Dari Kami langsung ke email anda!

0 komentar:
Posting Komentar