Posisi menentukan prestasi Dan Prestasi menetukan Posisi
Anda disini » Home » » Solmadapar GOLPUT

Solmadapar GOLPUT

By Unknown | Sabtu, 27 Oktober 2012

Sebelum Membaca, Ayo Berbagi :



AKSI GOLPUT: Mahasiswa tergabung dalam organisasi Solmadapar mengadakan unjuk rasa di Bundaran Untan, Kamis (20/9) pagi. Mereka menyerukan masyarakat untuk tidak menggunakan hak suara. HARYADI/PONTIANAKPOST
PONTIANAK - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Solmadapar mengadakan unjuk rasa di Bundaran Untan, Kamis (20/9) pagi. Para aktivis Solmadapar tersebut menyerukan masyarakat untuk tidak menggunakan hak suara alias golput. Menurut para mahasiswa proses mekanisme pemilihan masih belum transparan.

“Keterbukaan informasi masyarakat masih minim. Terutama tentang pelanggaran-pelanggaran Pilkada yang terjadi. Kita juga tidak mendengar ada janji sanksi yang jelas pada mereka yang melanggar,” kata humas aksi Ishak Vito. Sebagai bentuk protes atas tidak transparannya proses pemilukada itu, kata Vito, mahasiswa menyerukan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan hak pilihnya.

Menurut Vito, banyak sekali pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkada berlangsung. Seperti pelanggaran zona kampanye, adanya pejabat negara yang terlibat dalam kampanye, sebelum masa kampanye sudah ada baliho yang dipasang terlebih dahulu. “Bahkan ada di antara tim kampanye yang memasang kembali setelah diturunkan Panwaslu,” ujarnya.

Dalam aksi itu, para mahasiswa membawa spanduk berisikan sejumlah tuntutan mereka. Mereka mengadakan aksi treatikal dengan mengecat tubuh mereka sehingga berwarna putih sebagai lambang golongan putih. “Dengan ini kami menyatakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur mestilah ditunda karena banyaknya hal yang belum sesuai dengan harapan rakyat,” ujar Vito.
Solmadapar juga menuding tidak transparan pelaporan dana kampanye dan daftar kekayaan pada kandidat. “Proses penyelenggaraan belum mampu memastikan bersihnya harta kekayaan para kandidat dari tindak pidana, dan juga kampanye dari dana siluman,” katanya.  Menurut Vito, masyarakat sulit membuktikan apakah dana kampanye dan harta kekayaan para kandidat berasal dari  cara-cara yang halal atau haram. Hal ini menurut mereka karena lemahnya pengawasan atas dana kampanye.

Solmadapar juga mengkritisi kepemimpinan hasil pemilukada yang tidak secara signifikan membawa perubahan di Kalbar. “Apa hasil dari Pemilukada? Tidak ada perubahan signifikan di Kalbar. Kalbar maju hanya dari angka, tetapi faktanya tidak begitu. Di lapangan masih banyak miskin, kesehatan masih buruk, dan ekonomi masih lemah,” ujarnya. “Program yang disampaikan kandidat juga banyak yang tidak jelas. Karena itu buat apa memilih. Belum ada kandidat yang berkualitas,” tutupnya. (her)


Attention
PLEASE ATTENTION !

Untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih baik, mari bersama - sama kita bangun, caranya? Apabila kamu menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan anda sangat berpengaruh pada perkembangan blog ini.Tanks atas perhatiannya thanks

GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel yang terbaru
Dari Kami langsung ke email anda!

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar, kritikan atau saran anda mengenai artikel di atas untuk mendapatkan backlink gratis dari Your Blog ini. Komentar yang tidak sesuai topik, SPAM, Penghinaan, dsb terpaksa akan saya hapus ! Tanks be 4,,.

 

Blogger Community

Flag Counter
Home | About Us |Contact Us | Advertise with Us | Free Blogger Templates | Widget | Site Maps
Copyright © 2010 - 2012. Pusat-cara.blogspot.com - All rights reserved | Proudly Powered by Blogger.com
Website Design by IDJUNAYDOTCOM | Sponsored by www.kent.prasetiyamandiri.com